Bunder, Taman Hutan Raya di Tepi Jalan Wonosari

04-Apr-2009 at 09:46 2 comments

Tahun 1960-an, kawasan Kabupaten Gunung Kidul, Provinsi DI Yogyakarta mengalami kerusakan ekosistem dan geografis. Eksploitasi hutan yang berkepan-jangan pada zaman pendudukan Jepang, khususnya di kawasan perbukitan, menyisakan daerah berbatu yang tandus dan gersang, kekeringan, serta penyakit busung lapar atau “honger oedeem”.

Kerusakan alam juga melanda kawasan Hutan Bunder yang terletak di Desa Gading, Kecamatan Playen. Usaha penghijauan kembali kawasan Gunung Kidul dilakukan Dinas Kehutanan dan Perkebunan DIY bersama UGM tahun 1966, berawal dari program reboisasi Hutan Wanagama I. Wilayah Hutan Bunder tak luput dari usaha tersebut.

Tahun 2004, fungsi Hutan Bunder seluas 617 hektar sebagai hutan produksi diubah menjadi kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) untuk tujuan penelitian, budidaya, pariwisata, budaya, dan rekreasi. Kini hamparan hijau pohon rimba tumbuh rindang dan memberikan kesejukan udara di Tahura Bunder. Aroma khas tanaman kayu putih (“Melaleuca leucadendra”) sebagai ekosistem utama di hutan itu, serta kicauan cucak kutilang (“Picnonotus aurigaster”) dan kepodang (“Oriolus chinensis”) menjadikan lokasi ini nyaman ketika berkendara melintasi Jalan Raya Wonosari-Yogya.

Di “rest area” Tahura Bunder, pengunjung dapat beristirahat sambil menikmati mi hangat atau menyantap sayur lombok hijau dan beras merah – makanan khas Gunung Kidul – di sejumlah warung makan milik penduduk setempat. Bagian utama “rest area” ini adalah rumah bergaya arsitektur khas Jawa, yaitu pendapa di sisi timur area parkir. Di utara area parkir terdapat arena bermain anak-anak.

Jalan selebar empat meter di antara arena bermain dan area parkir menjadi pintu masuk jalur wisata alam kawasan Tahura Bunder. Sekitar 1,5 km dari jalur masuk yang terletak di sisi selatan Sungai Oyo, pengunjung akan mencapai unit persemaian bibit tanaman Tahura Bunder seluas lima hektar. Bibit yang dikembangkan antara lain tanaman jati, mahoni, kayu putih, sukun, dan jambu mete, untuk program reboisasi dengan produksi sedikitnya dua juta bibit per tahun.

Di sebelah timur area persemaian terdapat penangkaran rusa timor (“Cervus timorensis”) seluas enam hektar. Rusa timor ini secara fisik berbeda dengan kijang, karena pada kepala rusa jantan bila sudah dewasa akan tumbuh tanduk. Sementara dengan menjangan tidak jauh berbeda, hanya warna cokelat pada kulitnya lebih muda. Selain melihat cara pemeliharaan rusa timor, pengunjung dapat ikut memberi pakan sambil menyentuh hewan liar itu di dalam kandang berukuran 40 x 40 m3.

Rusa timor generasi pertama berasal dari Kebun Binatang Gembira Loka, Yogyakarta. Sejak tahun 2000 telah berhasil ditangkarkan hingga generasi ketiga yang jumlahnya mencapai 30 ekor. Sekitar 1,5 km ke arah selatan dari kawasan penangkaran rusa, pengunjung dapat melihat penyulingan minyak kayu putih di pabrik yang berdiri tahun 1980-an. Lebih kurang 500 meter ke arah selatan terdapat lokasi “camping ground” Tahura Bunder, yang berada di antara pohon jati.

Setelah menikmati wisata alam di Tahura Bunder, sebagai cendera mata, pengunjung dapat membeli madu hasil peternakan lebah masyarakat setempat. Namun, sebelum datang ke kawasan hutan yang berjarak 30 km dari pusat Kota Yogayakarta itu, disarankan terlebih dahulu datang ke Kantor Dishutbun DIY untuk mendapatkan surat izin berkunjung. (Db04/LITBANG KOMPAS)

Entry filed under: Uncategorized. Tags: .

AGENDA KOMUNITAS SEPEDA SEMBADA BULAN APRIL 2009 panduan rakit sepeda mtb, groupset

2 Comments Add your own

  • 1. arya  |  08-May-2009 at 17:52

    wah infonya lumayan lengkap. kebetulan agustus nanti kami mau ngadain acara di sana, di“camping ground” Tahura Bunder . kalo ada bisa minta nomber hp pengurus Tahura Bunder gak?

    gracias mucho

    Reply
  • 2. lephi kalingga  |  16-Feb-2012 at 09:44

    penawaran kerjasama membuat wahana wisata , villa di lingkungan sekitar hutan mbunder, kontak : lephiliary@gmail.com

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Subscribe to the comments via RSS Feed


Tentang SPEDA

Komunitas Sepeda Sembada (SPEDA) merupakan wadah Pegawai Negeri Sipil penggemar olah raga bersepeda di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman yang dilaksanakan rutin sebulan sekali setiap hari Jum'at minggu kedua

Penanggalan

April 2009
M T W T F S S
« Mar   Jul »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

Statistik Kunjungan

  • 24,912 Kali

Berita Terbaru


%d bloggers like this: